Galeri Sufi

Galeri Sufi

Selasa, 19 Oktober 2010

Taman Jiwa Kaum Sufi


P E R T A M A Bahwasanya putusnya hubugna antara makhluk dengan Yang Maha Haq disebabkan oleh keterpakuan sikap pada makhluk dan pada diri sendiri, perbuatan riya' pada berbagai perbuatan mereka, penyimpangan dari akidah yang shahih - yang sangat bertentangan dengan e...go-ego yang terdapat dalam jiwa manusia (basyar) yang memang dia ditakdirkan memiliki kecenderungan untuk itu. Juga oleh kecintaan mereka terhadap pangkat, harta, dan dunia, tahta serta popularitas, angan-angan yuang melambung, sikap berandai-andai, sifat kikir, hawa nafsu, 'ujub (kagum berlebihan pada diri sendiri), dan buruknya konsumsi makanan, minuman dan pakaian; rusaknya amal (mereka) di dunia; dan terakhir olleh dominasi berbagai syahwah nafsaniah dalam relung kalbu mereka. Adapun meninggalkan mujahadah (untuk mengendalikan) jiwa berikut pengabaiannya akan lebih menambah dorongan-dorongan dan gelora syahwat, lebih mendorongnya memiliki di hadapan manusia sifat-sifat tercela seperti; dendam, iri hati, dengki, bodoh, sombong, riya', kemunafikan dan lebih memberikan dorongan bagi amalan-amalan lahiriah pada yang selain dari ketaatan kepada Allah. Yakni pada mata, pendengaran, ucapan lisan, tangan dan kaki yang "Setiap dari masing-masing anggota itu akan dimintai pertanggung jawaban". (QS. al Ira':36), sikap malas, bebal dan kelalaian, serta segala yuang menjauhkan diri dari Allah swt

Senin, 22 Februari 2010

BERAS MERAH


KAPAN terakhir kali anda makan nasi merah?
Kalau anda ingin mencicipi beras merah, mungkin anda harus menjadi bayi dulu karena sekarang ada makanan instan bayi terbuat dari beras merah, atau anda mesti disihir dulu menjadi unggas, baru bisa menikmati rasa beras yang kini banyak dijual sebagai pakan burung.

Sayang sekali, santapan yang begitu menyehatkan itu harus hilang dari peredaran. Bila dibandingkan dengan beras putih yang kita konsumsi sehari-hari, beras merah atau dalam bahasa Inggrisnya brown rice, jauh lebih bermanfaat bagi kesehatan, orang awam sekalipun tahu akan kelebihan oryza sativa yang satu ini.

Perbedaan antara beras merah dan beras putih tidak sekadar soal warna. Sebutir beras memiliki beberapa lapisan. Hanya lapisan paling luar, yaitu kulit padi atau sekam, yang dihilangkan dalam memproduksi beras merah. Sekali proses penggilingan ini menghasilkan yang namanya beras merah pecah kulit. Komoditas inilah yang biasa digunakan sebagai campuran makanan instan bayi atau dijual sebagai pakan burung. Proses ini sedikit merusak nilai nutrisi beras.

KANDUNGAN BERAS MERAH


Dalam setiap 50 gram sajian beras merah, mengandung 4 gr protein, 55 mg magnesium. Ia juga memiliki 1 mg lemak dan serat plus sejumlah mineral lainnya minus sodium, selebihnya adalah karbohidrat. Bila dilakukan penggilingan dan pencucian berkali-kali pada beras merah hingga menjadi putih, terbukti bisa merusak 67% vitamin B3, 80% vitamin B1, 90% vitamin B6, setengahnya mangan, setengahnya fosfor, 60% besi, dan menghilangkan serat serta asam lemak esensialnya. Untuk menggantikan zat gizi yang hilang dalam proses penggilingan dan penggosokan ini, biasanya dilakukan “pengayaan” dengan vitamin B1, B3 dan besi. Namun upaya ini tidak memulihkan sepenuhnya, sekurangnya 11 zat gizi hilang dan tidak dapat digantikan dengan proses ”pengayaan” ini.
Menurut riset Dr. Rui Hai Liu dari Universitas Cornell, seperti halnya buah-buahan dan sayuran, beras merah juga mengandung fenolik, salahsatu zat antioksidan yang mampu menghambat radikal bebas pemicu kanker. Angka aktivitas antioksidan beras merah menurut hasil riset tsb adalah 56, sementara brokoli 80, bayam 81, apel 98, pisang 65, jagung 181, dan gandum 77.

Magnesium, yang terkandung dalam beras merah, menurut beberapa studi mampu menurunkan keakutan asma, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan frekuensi migrain, dan menurunkan risiko serangan jantung serta struk. Magnesium membantu mengatur irama saraf dan otot dengan menyeimbangkan aksi kalsium. Magnesium juga perlu untuk kesehatan tulang. Sekitar dua pertiga magnesium di dalam tubuh manusia ditemukan dalam tulang. Secangkir beras merah akan memberi anda 21% keperluan sehari-hari akan magnesium.


Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa dengan mengkonsumsi beras merah secara teratur, ada banyak manfaat penting bagi kesehatan tubuh.

Dalam peringkat makanan, beras merah menduduki ranking pertama sebagai sumber mangan, selain sumber mineral selenium dan magnesium. Cukup secangkir beras merah mampu menyediakan 88% mangan setiap harinya. Mineral ini membantu menghasilkan energi dari protein dan karbohidrat, mineral ini pun memegang peran utama dalam sintesa asam-asam lemak yang penting untuk kesehatan sistem saraf, dan dalam produksi kolesterol, yang digunakan tubuh dalam menghasilkan hormon-hormon seks. Mangan juga komponen yang penting bagi enzim antioksidan penting yang disebut superoxide dismutase yang memberi perlindungan akibat radikal bebas selama proses metabolisme dalam tubuh.

Bagi orang-orang yang khawatir akan risiko kanker usus, beras merah memiliki dua fungsi, selain sumber serat yang perlu untuk meminimalisir lamanya zat-zat penyebab kanker kontak dengan sel-sel usus, selain juga menjadi sumber selenium, mineral yang justru mereduksi risiko kanker usus.

Walaupun butiran beras ini mengandung minyak, namun kolesterolnya sangat rendah, bahkan dalam suatu studi di Universitas Negara Bagian Louisiana, AS, menemukan bahwa minyak dedak beras ini bisa menurunkan kolesterol jahat (LDL) pada tubuh manusia.

Manfaat kesehatan dari beras merah adalah seratnya, secangkir beras merah mampu menyediakan 14% serat setiap harinya. Serat ini telah terbukti menurunkan kolesterol tinggi, juga menghambat aterosklerosis. Serat beras merah pun berperan dalam mengontrol tingkat gula darah, sehingga menjadi pilihan terbaik bagi penderirta diabetes.

MANFAAT BERAS MERAH


Manfaat kesehatan dari beras merah adalah sebagai sumber serat yang berguna bagi orang-orang yang khawatir akan resiko kanker usus, yang mana dapat meminimalisir lamanya zat-zat penyebab kanker kontak dengan sel-sel usus, selain itu juga menjadi sumber selenium, mineral yang justru mereduksi resiko kanker usus.
Suatu studi di Universitas Negara Bagian Lousiana, AS, menyatakan bahwa beras merah mengandung serat yang berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol jahat ( LDL ), menghambat aterosklerosis, dan juga berperan dalam mengkontrol tingkat kadar gula darah dalam tubuh, sehingga juga menjadi pilihan terbaik bagi penderita diabetes.

Stroke & Migrain

Menurut Riset Dr. Rui Hai Liu dari Universitas Cornell, mengatakan bahwa beras merah mengandung fenolik, salah satu zat antioksidan yang mampu menghambat radikal bebas pemicu kanker. Selain itu beras merah mengandung magnesium yang mampu menurunkan keakutan asma, menurunkan tekanan darah tinggi, menurunkan frekuensi migran, dan menurunkan resiko serangan jantung serta stroke.

Kesehatan Tulang & Saraf
Magnesium membantu mengatur irama saraf dan otot dengan menyeimbangkan aksi kalsium. Magnesium juga berguna untuk kesehatan tulang. Sekitar dua per tiga magnesium di dalam tubuh manusia ditemukan dalam tulang. Secangkir beras merah akan memberi anda 21% keperluan sehari-hari akan magnesium.
Banyak pakar menyebutkan, beras merah merupakan salah satu pakan paling menyehatkan di dunia, jadi mengapa kita sekarang tidak mencoba untuk mengkonsumsi dan memperhatikannya manfaatnya.


Cegah Kanker
 
Beras merah telah Renal sejak tahun 2800 SM. Oleh para tabib saat itu benda ini dipercaya memiliki nilai nilai medis yang dapat memulihkan kembali rasa tenang dan damai. Meski, dibandingkan dengan beras putih, kandungan karbohidrat beras merah lebih rendah (78,9 gr : 75,7 gr), tetapi hasil analisis Nio (1992) menunjukkan nilai energi yang dihasilkan beras merah justru di atas beras putih (349 kal : 353 kal).
Selain lebih kaya protein (6,8 gr : 8,2 gr), hal tersebut mungkin
disebabkan kandungan tiaminnya yang lebih tinggi (0,12 mg 0,31 mg.
Kekurangan tiamin bisa mengganggu sistem saraf dan jantung, dalam
keadaan berat dinamakan beri-beri, dengan gejala awal nafsu makan
berkurang, gangguan pencernaan, sembelit, mudah lelah, sernutan, jantung berdebar, dan refleks berkurang. Unsur gizi lain yang terdapat pada beras merah adalah fosfor (243 mg per 100 gr bahan). Dan selenium. Selenium merupakan elemen kelumit (trace element) yang merupakan bagian esensial dari enzim glutation peroksidase.



Minggu, 21 Februari 2010

ISTERI CEREWET DAN KAROMAH KYAI

Konon, hiduplah seorang kiai yang sangat alim,. Di dalam dirinya jauh dari penyakit hati. Sifat sombong, rakus, iri, dengki, adigang adigung adiguno, dan kikir sedikit pun tak berani menempel dalam relung hatinya.

Sebaliknya, yang selalu terllihat bersinar-sinar menyilaukan seperti sinar lentera di kegelapan malam adalah sifat-sifat utama. Sabar, narimo, tawakkal, jujur, loman, dan ngalah

Dalam sestiap muthola’ah di serambi masjid kecil di pesantrennya, sang kiai tak henti-hentinya mengingatkan ratusan santri yang berguru padanya. Mereka dinasihatkan mengugemi sifat-sifat keutamaan itu.

“Orang itu harus sabar dan ngalah,” kata sang kiai suatu ketika. Kemudian dua sifat utama itu diuraikan dengan penuh kebaikan dan waskita . Kata kiai, hakikat sabar itu adalah Sejatining Amalan Kang Biso ‘Alaf Rahmat (Allah)

Sedangkan ngalah, bermakna Ngawula marang gusti Allah. Itu artinya orang bias ngawula atau menghamba , bahwa tidak ada kekuatan sejati selain kekuasaan itu datangnya dari Allah. Bahwa, manusia itu hanyalah sak dermo. Tak memiliki kekuatan apapun di hadapan Allah Yang Qowiyyu dan Yang Matin.
Kia ini terus menjelaskan dua sifat mulia ini dengan contoh sehari-hari dimasyarakat. Sementara ratusan santrinya semakin meyakini kemuliaan hati sang kiai.

Mereka juga menyaksikan bagaimana setiap hari karomah yang dipancarkan dari diri sang kiai semakin bertambah. Bukan hanya di hadapan santri, karomah ini juga muncul di hadapan makhluk-makhluk lain.
Pernah suatu hari, ketika sang kiai pergi ke hutan, binatang-binatang penghuninya tampak tawadlu’ memberi salam dan hormat pada sang kiai. Bahkan hewan-hewan itu mengantarkan langkahnya sampai kepintu rumah. Begitulah , bila keheningan hari ini selalu disinari sifat-sifat terpuji, siapa pun bias menari dengan cahaya Ilahi.

Tapi suatu ketika sang kiai ini tidak seperti biasanya. Beliau tampak termenung di serambi masjid pesantrennya. Sinar karomah yang menyala-nyala tampak redup. Dia tampa sedih.

Melihat kianya seperti itu, dating seorang santri dan berkata “Kiai.! Beberapa hari ini engkau tampak sedih. Selalu termenung sendiri. Kadang saya menyaksikan engkau menangis. Saya juga menyaksikan, sekarang tidak lagi hewan-hewan hutan berucap salam kepda kiai. Sesungguhnya apa yang terkadi kiai..?”

Sang kiai berucap “Aku memang sedang bersedih. Ketahuilah santriku, aku sangat khawatir tak bias mendekati nur Allah. Karena tujuh hari ini, semenjak aku beristrikan nyai (sebutan santri untuk istri kiai), tak seorang pun menguji kesabaranku. Istriku sekarang orangnya penyabar, tawakkal, jujur, dan loman. Tak pernah ada kata kasar yang keluar dari bibirnya. Sebaliknya yang ada hanya kerendahan hati, dia nurut pada saya.”

“Sementara nyai yang pertama dulu, sebelum meninggal dunia, dia orangnya cerewet. Sedikit saja saya salah, pasti ditegurnya. Sedikit ada yang tidak sesuai dengan dia, pasti marah. Mungkin karena aku jauh dari ujian itu, apa yang engkau saksikan dulu tentang aku lalu sekarang mulaui menjauh dariku.”

Memang benar. Karomah pancaran kemuliaan tak begitu saja muncul dalam diri manusai. Untuk mendapatkan ini, sestia saat kita harus diuji. Ujian bias datang dari sendiri, dari anak, dan istri, atau lingkungan kita.

Bahkan kalau memang ujian itu sebagai jalan menuju kesempurnaan hakikat diri, harusnya tak dihindari. Sebaliknya harus dijalani. Seperti juga kiai kita ini. Beliau bersedih, karena tak pernah lagi diuji.

Lalu dihadapan santri ini, kiai ini berpesan: “Kesempurnaan lelaku sabar, narima, tawakkal, jujur dan ngalah adallah bertanding dengan lelaku marah, menang-menangan. Maka jangan engkau bersedih hati bila waktunya diuji. Berucaplah Lahaula wala quwwata illa billah. Tidak ada daya dan kekuatan sejati, kecuali dari dan dengan Allah. Insya Allah”.

Sabtu, 13 Februari 2010

HAKIKAT BASMALLAH


Dalam suatu hadits Nabi saw. Beliau bersabda, Setiap kandungan dalam seluruh kitab-kitab Allah diturunkan, semuanya ada di dalam Al-Qur'an. Dan seluruh kandungan Al-Qur'an ada di datam Al-Fatihah. Dan semua yang ada dalam Al-Fatihah ada di dalam Bismillnahirrahmaanirrahiim. Bahkan disebutkan dalam hadits lain,"setiap kandungan yang ada dalam Bismillahirrahmaanirrahiim ada di dalam huruf Baa', dan setiap yang terkandung di dalam Baa’ ada di dalam titik yang berada dibawah Baa'".

Sebagian para Arifin menegaskan, "Dalam perspektif orang yang ma'rifat kepada Allah, Bismillaahirrahmaanirrahim itu kedudukannya sama dengan "kun" dari Allah”. Perlu diketahui bahwa pembahasan mengenai Bismillahirrahmaanirrahiim banyak ditinjau dari berbagai segi, baik dari segi gramatikal (Nahwu dan sharaf) ataupun segi bahasa (etimologis), disamping tinjuan dari materi huruf, bentuk, karakteristik, kedudukan, susunannya serta keistemewaanya atas huruf-huruf lainnya yang ada dalam Surat Pembuka Al-Qur'an, kristalisasi dan spesifikasi huruf-huruf yang ada dalam huruf Baa', manfaat dan rahasianya.