
P E R T A M A Bahwasanya putusnya hubugna antara makhluk dengan Yang Maha Haq disebabkan oleh keterpakuan sikap pada makhluk dan pada diri sendiri, perbuatan riya' pada berbagai perbuatan mereka, penyimpangan dari akidah yang shahih - yang sangat bertentangan dengan e...go-ego yang terdapat dalam jiwa manusia (basyar) yang memang dia ditakdirkan memiliki kecenderungan untuk itu. Juga oleh kecintaan mereka terhadap pangkat, harta, dan dunia, tahta serta popularitas, angan-angan yuang melambung, sikap berandai-andai, sifat kikir, hawa nafsu, 'ujub (kagum berlebihan pada diri sendiri), dan buruknya konsumsi makanan, minuman dan pakaian; rusaknya amal (mereka) di dunia; dan terakhir olleh dominasi berbagai syahwah nafsaniah dalam relung kalbu mereka. Adapun meninggalkan mujahadah (untuk mengendalikan) jiwa berikut pengabaiannya akan lebih menambah dorongan-dorongan dan gelora syahwat, lebih mendorongnya memiliki di hadapan manusia sifat-sifat tercela seperti; dendam, iri hati, dengki, bodoh, sombong, riya', kemunafikan dan lebih memberikan dorongan bagi amalan-amalan lahiriah pada yang selain dari ketaatan kepada Allah. Yakni pada mata, pendengaran, ucapan lisan, tangan dan kaki yang "Setiap dari masing-masing anggota itu akan dimintai pertanggung jawaban". (QS. al Ira':36), sikap malas, bebal dan kelalaian, serta segala yuang menjauhkan diri dari Allah swt